Penanganan Pasca Gempa Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

posted in: Berita | 0

 

 

Lombok, 7 Agustus 2018 dilaksanakan rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTB, Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar (beserta 5 staf medik dan paramedik veteriner), Kepala BPTU-HPT Denpasar dan Tim BPTP NTB. Koordinasi yang meliputi identifikasi hal-hal yang terkait sektor peternakan seperti kebutuhan dan ketersediaan pakan, kesehatan ternak dan lokasi penampungan ternak warga yang mengalami dampak dari bencana gempa Lombok. Selesai rapat koordinasi dilanjutkan peninjauan langsung kelapangan yang terdampak bencana di wilayah Kabupaten Lombok Utara. Hari Rabu, 8 Agustus 2018 dilanjutkan peninjauan langsung di Kabupaten Lombok Timur. Kunjungan di lakukan di Kelompok Ternak Tani di lereng gunung rinjani Desa Sajang dan desa Biluk Petung, Kecamatan Sembalun. Kegiatan yang meliputi identifikasi kebutuhan dan ketersediaan pakan ternak, kesehatan ternak serta ketersediaan air di lokasi penampungan. Selama dua hari di lokasi terdampak gempa,  Tim peduli bencana NTB dari Kementerian Pertanian menangani sapi di daerah terdampak mengidentifikasi sekitar 2.084 ekor sapi di 5 kecamatan di Lombok Utara dan 2 kecamatan di Lombok Timur. Pada tanggal 9 Agustus 2018 Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan menyerahkan 16 ton konsentrat dan 4 ton pucuk tebu kepada peternak terdampak melalui Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTB disaksikan pejabat terkait. Pendistribusian ini dilanjutkan tanggal 10 Agustus 2018 ke Kabupaten Lombok Utara sebanyak 8 ton konsentrat dan 4 ton pucuk tebu, serta ke Kabupaten Lombok Timur sebanyak 8 ton konsentrat.

Leave a Reply