WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI LABORATORIUM TIPE B,TIPE C, DAN PUSKESWAN WILAYAH KERJA BALAI BESAR VETERINER DENPASAR

posted in: Berita | 0

Metode uji laboratorium, peningkatkan kemampuan, keterampilan dalam penguasaan teknologi, jejaring kerja laboratorium dan puskeswan di lingkup Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan perlu disamakan persepsi. Untuk hal tersebut perlu dilaksanakan workshop peningkatan kompetensi Laboratorium Tipe B, C, dan Puskeswan secara berkesinambungan. Salah satu upaya utama dalam pelaksanaan pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan menular adalah dengan peningkatan kompetensi Laboratorium tipe B, C, dan Puskeswan. Mengingat peranan Laboratorium tipe B, C, dan Puskeswan yang sangat strategis dalam memajukan bidang kesehatan hewan, maka peningkatan kompetensi Laboratorium tipe B, C, dan Puskeswan harus ditingkatkan. Ditunjang oleh sarana prasarana yang memadai serta dengan peningkatan kompetensi yang memadai, diharapkan mutu pelayanan terhadap masyarakat akan semakin baik. Sehubungan dengan hal tersebut, maka diselenggarakanlah Workshop Peningkatan Kompetensi Laboratorium Tipe B, C, dan Puskeswan Wilayah Kerja Balai Besar Veteriner Denpasar Tahun 2016 ini, yang dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 16-18 Februari 2016 di BBVet Denpasar, di gedung aula BBVet Denpasar, Jl. Raya Sesetan No 266, Denpasar Bali.

Kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Laboratorium Tipe B, C, dan Puskeswan bertujuan untuk meningkatkan kualitas keterampilan SDM petugas laboratorium dalam pemahaman penanganan penyakit dan tehnik penanganan sampel di laboratorium maupun di lapangan, meningkatkan kerjasama dan mempersiapkan diri dalam membantu untuk diagnosa/uji laboratorium dan terampil dalam membantu persiapan pengambilan sampel uji dan data, emperoleh pengetahuan dan keterampilan di bidang KESMAVET, dalam upaya penyediaan pangan asal hewan yang ASUH. Dalam pelaksanaan kegiatan ini sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya kemampuan SDM Laboratorium Tipe B, C, dan Puskeswan dalam melaksanakan tugas-tugas profesional di laboratorium dan di lapangan, mengharmonisasikan metode pengujian dan penerapan standarisasi di bidang diagnosa dan pengujian, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan di bidang KESMAVET dalam upaya penyediaan pangan asal hewan yang ASUH.

Peserta Workshop Peningkatan Kompetensi Laboartorium Tipe B, C, dan Puskeswan Wilayah Kerja Balai Besar Veteriner Denpasar Tahun 2016 terdiri dari peserta 30 orang yang berasal dari instansi   : Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, Balai Karantina Pertanian kelas I Denpasar, Balai Karantina Pertanian Kelas I Mataram, Balai Besar Veteriner Denpasar, Balai Pembibitan Ternak Unggul & Hijauan Pakan Ternak,, Lab. Tipe B Disnak Provinsi Bali, Lab. Tipe B Disnak Provinsi NTB, Lab. Tipe C Disnak Ende, Prov. NTT, Lab. Tipe C Disnak Lombok Timur, Prov. NTB, Puskeswan Lembata, Prov. NTT, Puskeswan Kota Denpasar, Prov. Bali, Puskeswan Kab. Bangli, Prov. Bali, Puskeswan Kab. Karangasem, Prov. Bali, Puskeswan Kab. Buleleng, Prov. Bali, Puskeswan, Kab. Klungkung, prov. Bali, Puskeswan Kab. Gianyar, Prov. Bali, Puskeswan Kab. Badung, Prov. Bali.

Adapun narasumber dan materi yang disampaikan meliputi : Sambutan, pengarahan dan pembukaan oleh Direktur Kesehatan Hewan, drh. I Ketut Diarmita, MP.

Situasi Penyakit Hewan Menular Strategis Indonesia oleh Direktur Kesehatan Hewan, drh. I Ketut Diarmita, MP.,Situasi Penyakit Hewan Menular Strategis Di Wilayah Kerja Balai Besar Veteriner Denpasar, oleh drh. I Wayan Masa Tenaya, M.Phil. Ph.D.,Strategi Epidemiologis Pemberantasan Jembrana, oleh Prof. Drh. Setyawan Budiarta, MPh. Ph.D, Surveilans Untuk Membuktikan Provinsi NTB Bebas Rabies, oleh Drh. Anak Agung Gde Putra, M.Sc., Ph.D., SH., Upaya Peningkatan Pemahaman Zoonosis Di Provinsi Bali, oleh dr. Gede Wira Sunetra, MPPM, Tehnik Pengambilan dan Penanganan Spesimen Uji Laboratoris (Trypanosomiasis dan Helminthiasis), oleh Drh. I Ketut Mastra, Panduan Surveilans, oleh Drh. Dinar Hadi Wahyu Hartawan, M.Sc., Prosedur Standar Pengambilan dan Penanganan Sampel Penyakit Jembrana, oleh Drh. Ni Luh Putu Agustini, MP, Prosedur Pengambilan dan Penanganan Sampel Untuk Pengujian Keamanan Pangan, oleh Drh. Anak Agung Sagung Dewi, MP, Peningkatan Mutu Pemeriksaan Laboratorium Bakteriologi Melalui Pengambilan dan Penanganan Spesimen Yang Baik dan Benar, oleh Drh. Ni Luh Dartini, MP, ISIKHNAS, oleh Drh Ni Made Handayani, MP.,Teknik Nekropsi, Gambaran Patologi Anatomi Penyakit Hewan Menular Strategis dan Zoonosis, Wilker BBVet Denpasar, oleh Drh I Ketut Eli Supartika, M.Sc., Epidemiologi & Perkembangan Rabies di Bali, oleh Dr. drh. I Nyoman Dibia, MP,

Praktikum Pengambilan Darah Sapi dan Pemrosesan Darah Untuk Mendapatkan Serum dan PBMC, serta Penanganan dan Penyimpanan Yang Benar, oleh Drh. Ni Luh Putu Agustini, MP, dkk. Sebelum dan setelah kegiatan Workshop Kompetensi Laboratorium Tipe B, Tipe C dan Puskeswan diadakan test tertulis terhadap semua peserta kompetensi dengan materi sesuai dengan materi dan pretikum yang diberikan selama kegiatan workshop berlangsung. Adapun hasil pretest dari 30 peserta workshop dengan nilai rata-rata 89.3 sedangkan hasil nilai rata-rata postest setelah penyampian materi dan pratikum adalah 95.6. Hasil ini menunjukan telah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta Workshop Kompetensi Laboratorium Tipe B, Tipe C dan Puskeswan wilayah kerja Balai Besar Veteriner Denpasar Tahun 2016.

 

3 4 5 1

Leave a Reply