Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar menyelenggarakan Public Hearing Tahun 2026 secara hybrid pada Rabu (15/7), bertempat di Gedung Serba Guna BBV Denpasar dan melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pelayanan publik sekaligus pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan melibatkan para pemangku kepentingan, pengguna layanan, akademisi, dan mitra kerja.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala BBV Denpasar menegaskan bahwa predikat WBBM merupakan wujud komitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, cepat, dan bebas dari praktik korupsi. Melalui forum ini, BBV Denpasar juga membuka ruang dialog untuk memperoleh masukan terhadap empat layanan utama, yaitu pengujian veteriner dan produk hewan, pengamatan dan penyidikan penyakit hewan, pembinaan dan bimbingan teknis, serta layanan pendukung.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bali, NTB, dan NTT yang berbagi pengalaman meraih predikat WBBM, termasuk strategi pengembangan inovasi pelayanan publik, persiapan wawancara, serta pelaksanaan kunjungan lapangan. Selain itu, BBV Denpasar turut memaparkan penguatan pembangunan Zona Integritas, pelaksanaan PEKPPP, serta sosialisasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).
Melalui sesi diskusi yang berlangsung interaktif, peserta menyampaikan berbagai masukan terkait strategi pembangunan WBBM, layanan pengujian veteriner, hingga penanganan penyakit hewan zoonosis. Berbagai saran dan masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi BBV Denpasar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inovatif, adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

