Denpasar, 16 Oktober 2026 – Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar menyelenggarakan kegiatan peningkatan pemahaman mengenai manajemen darurat bencana dan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dalam tanggap darurat, serta evaluasi penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Sistem Manajemen Biorisiko Laboratorium. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 16 Oktober 2026, bertempat di Gedung Serbaguna BBV Denpasar, dan diikuti oleh seluruh pegawai.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pegawai dalam menghadapi situasi darurat, baik yang disebabkan oleh bencana maupun keadaan darurat lainnya di lingkungan kerja. Materi manajemen darurat bencana memberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapan menghadapi keadaan darurat, langkah-langkah penanganan awal, serta koordinasi dan respons yang tepat untuk meminimalkan risiko terhadap keselamatan manusia dan lingkungan kerja.
Selain itu, materi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dalam tanggap darurat menekankan pentingnya kemampuan memberikan pertolongan awal kepada korban sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Pemahaman ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan kerja, khususnya dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan respons cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula pemaparan evaluasi penerapan SNI ISO 35001:2019 tentang Sistem Manajemen Biorisiko Laboratorium dan SNI ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Evaluasi ini menjadi sarana untuk meninjau penerapan sistem manajemen yang telah berjalan, mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu ditingkatkan, serta memperkuat komitmen seluruh pegawai terhadap pengelolaan biorisiko dan keselamatan kerja.
#semetonveteriner #ditjenpkh #kementerianpertanian
