Kepala Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar, Dr. drh. I Gde Eka Budhiyadnya, M.P., bersama Kepala Bagian Umum menghadiri pertemuan Laboratory Mapping Tool (LMT) Core & Safety 2026 pada 13–14 Oktober 2026 di Hotel Santika Premiere Bintaro, Tangerang Selatan.
Pertemuan ini menjadi forum penyampaian hasil evaluasi dan audit oleh asesor eksternal terhadap kapasitas jaringan laboratorium kesehatan hewan, sekaligus mengidentifikasi kekuatan, kesenjangan, dan langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan laboratorium.
Hasil evaluasi menyoroti sejumlah kekuatan, antara lain dukungan sumber daya manusia yang kompeten, pemanfaatan Laboratory Information Management System (LIMS), serta komunikasi jejaring laboratorium dan pelatihan rutin.
Di sisi lain, beberapa aspek masih memerlukan penguatan, meliputi kelengkapan dokumentasi dan SOP pengujian, pencatatan reagen dan Internal Quality Control (IQC), validasi autoklaf, pengelolaan limbah, ketersediaan perlindungan kelistrikan peralatan, serta penataan bahan kimia.
Sebagai tindak lanjut, diperlukan penguatan sistem manajemen mutu dan biosafety, pelatihan berkala bagi seluruh personel, serta dukungan anggaran untuk kalibrasi peralatan, pengendalian mutu, dan perlengkapan keselamatan kerja.
Melalui evaluasi LMT Core & Safety 2026, diharapkan jaringan laboratorium kesehatan hewan semakin tangguh, aman, dan andal dalam mendukung diagnosis penyakit hewan serta penguatan sistem kesehatan hewan nasional.
BBV Denpasar berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan laboratorium, keselamatan kerja, dan penerapan manajemen biorisiko secara berkelanjutan.
#semetonveteriner #ditjenpkh #kementerianpertanian
